Kehadiran bulan Ramadhan adalah hal yang paling
ditunggu-tunggu bagi setiap umat islam yang beriman. Kehadiran bulan
Ramadhan bukan saja menjadi ajang untuk mempersiapkan lebaran, melainkan
menunggu bulan spesial yang didalamnya Allah lipatgandakan pahala.
Di bulan ini juga setan-setan terbelenggu dan manusia diperintahkan
untuk fokus beribadah. Tentu saja ibadah di bulan ini adalah hal spesial
karena ada ibadah yang dilaksanakan khusus hanya bulan ramadhan yaitu
puasa ramadhan dan shalat tarawih.
Hal ini sebagaimana Allah sampaikan dalam QS Al Baqarah ayat 183, “Hai
orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”
Selain itu, disampaikan juga oleh Abu Hurairah dari Rasulullah SAW, “Barangsiapa
yang berpuasa Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala (dari
Allah Subhanahu wa Ta’ala), niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang
telah lalu.”
Akan tetapi, di bulan spesial ini ada satu kondisi di mana wanita
tidak bisa melaksanakan shalat dan puasa dikarenakan berhalangan atau
mendapatkan haid. Untuk itu diharamkan untuk melaksanakan shalat dan
puasa. Dengan kondisi seperti ini, apa yang bisa wanita lakukan agar
bulan Ramadhan-nya tetap khusuk dan pahala tetap mengalir?
badah Saat Wanita Haid di Bulan Ramadhan
Ketika wanita muslimah mendapatkan haidh, tentunya diharamkan untuk ia berpuasa atau melaksanakan shalat. Tentu saja bukan berarti saat seorang wanita haid, tidak bisa beribadah atau mendapatkan pahala.Ada sangat banyak sekali ibadah yang bisa dilakukan karena ibadah d hadapan Allah bukan hanya shalat dan puasa. Berikut adalah ibadah yang bisa dilakukan saat wanita haidh, di bulan Ramadhan.
- Membaca Al Quran
Bagi yang meyakini bahwa saat haid tidak boleh membaca Al-Quran, maka bisa menghantinya dengan membaca tafsirnya atau membaca terjemahannya saja. Akan tetapi, jika meyakini bahwa membaca Al-Quran adalah boleh saat haid, maka bisa dilakukan juga membaca artinya dan menghayatinya.
Membaca Al-Quran di bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan mengokohkan rukun iman, rukun islam, Iman dalam Islam, Hubungan Akhlak Dengan Iman Islam dan Ihsan, dan Hubungan Akhlak dengan Iman.
- Membaca Buku-Buku Agama
Membaca buku-buku agama dapat memberikan kesegaran rohani dan pengetahuan tersendiri. Membaca buku-buku agama bisa membantu kita dalam mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih banyak. Biasanya dengan membaca Al-Quran mungkin ada beberapa pemahaman atau tafsir agama yang masih belum menyeluruh kita pahami.
Dengan membaca buku agama, tentu ini membantu kita agar lebih mudah memahami islam. Dalam buku agama, penjelasan yang dijelaskan oleh ulama atau pemuka agama membantu kita untuk instrospeksi diri beserta memudahkan memahami dengan konteks yang kita alami di masa kini.
Baca:
- Mengikuti Majelis Taklim/Majelis ilmu
Kita tidak akan kehilangan semangat dan memontum ramadhan jika kita benar-benar bisa
Dengan begitu, semangat ramadhan tidak akan luntur karena kita dikelilingi oleh orang-orang shaleh, baik, dan senantiasa mendakatkan diri kepada Allah SWT.
Baca:
- Berdzikir
Hal ini dikarenakan substansi dari dzikir adalah mengingat Allah dan mengagungkan Allah. Saat kita melihat pemandangan indah sekalipun, kita bisa mengingat Allah dan merasakan kebesarannya.
Baca:
- Menyiapkan Berbuka Puasa dan Sahur
Saat ramadhan walaupun tidak berpuasa, mencari amalan dan pahala kebaikan bisa kita lakukan apapun. Salah satunya adalah sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah di atas yaitu dengan memberikan buka puasa bagi yang membutuhkan. Selain itu menyiapkan sahur untuk keluarga dan juga memberikan berbuka puasa pada keluarga bisa merupakan amalan yang baik.
Baca:
- Bersedekah
Tidak ada alasan bagi kita yang tidak berpuasa untuk tidak melakukan amalan. Sedekah dihadapan Allah tidak dinilai dari seberapa besar/kecilnya tapi dari pengorbanan dan keikhlasan kita. Yang baik adalah yang memberikan sesuai dengan kemampuan dan hartanya.
Sedekah orang kecil dengan sedekah orang yang besar tentu jumlahnya bisa berbeda. Tapi nilainya bisa jauh lebih melampaui yang kecil jika memang sudah dioptimalkan potensi hartanya dengan maksimal. Sedangkan sedekah harta yang besar bisa tidak bernilai apalagi jika hanya sekedar seadanya atau tanpa optimalisasi dari harta yang dimilikinya.
- Menghindari Ghibah
Semoga kita dapat melaksanakan amalan di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya walaupun sebagai wanita ada masa haidh atau masa berhalangan. Tetapi, itu semua tidak boleh menyurutkan langkah dan niat ibadah kita, karena haidh tidak menghalangi kita untuk melaksanakan amalan-amalan islam lainnya. Selamat beramal.





0 comments:
Post a Comment